Kamis, 24 Oktober 2013

Tugas ISD 4



ILMU SOSIAL DASAR



 





Disusun Oleh :

Nama / NPM                      :  Ahmad Nabawi / 30412459
Kelas                                     : 2ID08
Mata kuliah                        : Ilmu sosial dasar

FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
KALIMALANG



KEPEMUDAAN
DAN
CARA BERSOSIALISASI


1.      Pengertian Kepemudaan
Masa muda adalah masa dimana seseorang anak yang baru beranjak dewasa,  yang mana mereka selalu ingan tahu hal-hal baru, seseorang pemuda memiliki perilaku yang berbeda pula, dimana mereka melakukan hal-hal yang belum pernah mereka coba.

2.      Masalah-masalah Pada Pemuda
Masalah yang dialami biasanya berhubungan dengan nilai-nilai dalam masyarakat. Masalah kepemudaan yang lain adalah belum atau kurang mandirinya dalam hal ekonomi dan kurang dewasa dari segi psikologis, dan ingin merasakan hal-hal baru yang ingin dicoba didalam lingkungan masyarakat.

3.      Cara Mereka Bersosialisasi
Sosialisasi merupakan cara para pemuda mewarnai kebiasaan dalam hidupnya sehingga mereka dapat terus berfikiran positif, dengan demikian tingkah lakunya akan dilihat.  Dengan proses sosialisasi, seseorang menajadi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Kaum muda pada proses sosialisasi ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan kepribadiannya.  seorang pemuda tersebut yang tahu bahwa keinginan dirinya sendiri ingin berubah lebih maju agar mereka kaum muda bisa berinovasi dan bisa diandalkan oleh masyarakat. Pemuda haruslah bersikap optimis yang mana kaum muda haruslah berani dalam segala hal yang positif. pemuda yang sangat mudah untuk bersosialisasi adalah dengan cara mereka berkumpul dan bermusyawarah dengan masyarakat lainnya, agar pemuda tidak berdiam diri dirmah dengan hal yang tidak penting dilakukannya.

4.      Identitasnya sebagai pemuda yang sedang belajar diperguruan tinggi
Identitas pemuda sebagai mahasiswa harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial dengan kata lain solidaritas sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat sekat kelompok, namun solidaritas sosial yang universal secara menyeluruh serta dapat melepaskan kesombongan. Agar  pemuda tidak merasa dipojokkan oleh pemuda lainnya, pemuda dalam sedang diperguruan tinggi sebaiknya harus bnyak belajar dari teman-teman sepergaulannya, agar tidak ada kesalah pahaman terhadap pemuda-pemuda lainnya.





Kesimpulan 
Pemuda harus bisa bersosialisasi dan mampu memberikan perubahan pada setiap lingkungan, karena pemuda merupakan harapan bangsa. Pemuda harus bisa meminimalisir masalah-masalah yang sering sekali menghampirinya, agar para pemuda tidak terjerumus pada hal-hal yang negative yang akan merugikannya dan bahkan merugikan orang banyak.
Referensi
nenengsuryaniti.wordpress.com
nabawindy.wordpress.com





Selasa, 15 Oktober 2013

Tugas ISD 3


ILMU SOSIAL DASAR



logo-gunadarma3.jpg

Disusun Oleh:



Nama                : Ahmad Nabawi
NPM                 : 30412459
Kelas                 : 2 ID 08
Mata Kuliah     : Ilmu Sosial Dasar





FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
KALIMALANG
PENERAPAN SISTEM PROGRAM BERENCANA DI INDONESIA


Pengertian Keluarga Berencana
            Keluarga berencana ialah suatu gerakan/sistem dimana dalam setiap keluarga yang sudah menikah wajib melakukan KB atau keluarga berencana, agar memiliki keluarga kecil yang senang sejahtera.

Tujuan keluarga Berencana
·         Membentuk kelurga kecil yang sesuai dengan tingkat ekonominya.
·         Mengatur tingkat kelahiran
·         Pendewasaan tingkat perkawinan
·         Meningkatkan ketahan dan kesejahteraan kelurga

Sejarah Keluarga Berencana
            Keluarga berencana sebagai salah satu upayauntuk mengatasi masalah kependudukan, pada umumnya orang berpendapat bahwa ide keluarga berencana tersebut adalah suatu hal yang baru. Pendapat yang demikian tidaklah benar, sebab keluarga yang dimaksud disini adalah mencegah banyaknya tingkat kehamilan dan sudah ada pada jaman dahulu. Memamg diindonesia  adanya keluarga berencana masilah baru dibandingkan dengan Negara-negara barat.

Hukum KB Dalam Agama Islam
Keluarga Berencana atau KB adalah gerakan untuk membatasi jumlah keluarga (yang sering kita dengar dengan istilah 2 anak cukup) yang dilakukan dengan menggunakan alat kontrasepsi atau pencegahan kehamilan seperti spiral, IUD dan lain-lain.

Namun ternyata gerakan pembatasan keturunan ini jika kita perhatikan dari sisi agama, ternyata program Keluarga Berencana ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam. Sebab Allah subhanahuwata’ala dan Rasulullah SAW telah mensyariatkan kepada umatnya untuk mendapatkan keturunan sekaligus memperbanyaknya.

Analisis Program Keluarga Berencana di Indonesia
            Program keluarga berencana sangat penting digunakan dalam setiap keluarga, agar dapat membatasi tingkat kelahiran diindonesia, akibatnya banyak  orang tua yang  tidak dapat menafkahi anaknya sendiri karena terlalu bnyak anak yang dimilikinya, keluarga berencana pun sangat baik untuk pendewasaan pernikan agar tidak terjadi pernikahan dini, banyak orang yan menikah dini rata-rata umurnya bru berunjak 17 tahun, akibatnya mereka tidak bisa menafkahi istrinya karena tidak adanya lapangan pekerjaan.

Kesimpulan
            Bagi setiap manusia diindonesia sebaiknya melakukan program KB atau Keluarga Berencana agar dapat mengontrol tingkat kelahiran, dimana keluarga berencana sendiri adalah program untuk mimiliki keluarga kecil yang ideal dan sejahtera, supaya diindonesia ini dapat mengurangi tingkat kemiskinan.

Referensi