ILMU SOSIAL DASAR

Disusun Oleh:
Nama :
Ahmad Nabawi
NPM :
30412459
Kelas :
2 ID 08
Mata Kuliah :
Ilmu Sosial Dasar
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
KALIMALANG
PENERAPAN SISTEM PROGRAM BERENCANA DI INDONESIA
Pengertian Keluarga Berencana
Keluarga berencana ialah suatu
gerakan/sistem dimana dalam setiap keluarga yang sudah menikah wajib melakukan
KB atau keluarga berencana, agar memiliki keluarga kecil yang senang sejahtera.
Tujuan keluarga Berencana
·
Membentuk
kelurga kecil yang sesuai dengan tingkat ekonominya.
·
Mengatur
tingkat kelahiran
·
Pendewasaan
tingkat perkawinan
·
Meningkatkan
ketahan dan kesejahteraan kelurga
Sejarah Keluarga Berencana
Keluarga berencana sebagai salah
satu upayauntuk mengatasi masalah kependudukan, pada umumnya orang berpendapat
bahwa ide keluarga berencana tersebut adalah suatu hal yang baru. Pendapat yang
demikian tidaklah benar, sebab keluarga yang dimaksud disini adalah mencegah
banyaknya tingkat kehamilan dan sudah ada pada jaman dahulu. Memamg
diindonesia adanya keluarga berencana
masilah baru dibandingkan dengan Negara-negara barat.
Hukum KB Dalam Agama Islam
Keluarga Berencana atau KB adalah
gerakan untuk membatasi jumlah keluarga (yang
sering kita dengar dengan istilah 2 anak cukup) yang dilakukan
dengan menggunakan alat kontrasepsi atau pencegahan kehamilan seperti spiral,
IUD dan lain-lain.
Namun ternyata gerakan pembatasan
keturunan ini jika kita perhatikan dari sisi agama, ternyata program Keluarga Berencana ini sangat bertentangan dengan
nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam. Sebab Allah subhanahuwata’ala dan Rasulullah
SAW telah mensyariatkan kepada umatnya untuk mendapatkan keturunan sekaligus
memperbanyaknya.
Analisis Program Keluarga Berencana di
Indonesia
Program keluarga berencana sangat
penting digunakan dalam setiap keluarga, agar dapat membatasi tingkat kelahiran
diindonesia, akibatnya banyak orang tua
yang tidak dapat menafkahi anaknya
sendiri karena terlalu bnyak anak yang dimilikinya, keluarga berencana pun
sangat baik untuk pendewasaan pernikan agar tidak terjadi pernikahan dini,
banyak orang yan menikah dini rata-rata umurnya bru berunjak 17 tahun, akibatnya
mereka tidak bisa menafkahi istrinya karena tidak adanya lapangan pekerjaan.
Kesimpulan
Bagi setiap manusia diindonesia
sebaiknya melakukan program KB atau Keluarga Berencana agar dapat mengontrol
tingkat kelahiran, dimana keluarga berencana sendiri adalah program untuk
mimiliki keluarga kecil yang ideal dan sejahtera, supaya diindonesia ini dapat
mengurangi tingkat kemiskinan.
Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar